Cuma Memanfaatkan Akun Twitter dan Instragram, Ghani Kantongi Puluhan Juta/Bulan

Saat ini, media sosial digunakan tak hanya sebatas sebagai tempat update status, foto, curhat, chatting dan stalking semata. Banyak orang mulai melirik dan menjadikan media sosial mereka sebagai ladang bisnis, terbukti dari banyaknya akun-akun online shop yang dengan mudah kita temukan saat membuka media sosial. Dan bukan hanya untuk online shop, bahkan anak-anak muda yang kreatif memanfaatkan akun media sosial mereka untuk meraup keuntungan hingga puluhan juta. Menarik bukan?

Dan salah satu dari sekian anak muda yang telah berhasil menjadi jutawan dari media sosial adalah Ghani Fatahillah. Pria asal Bandung yang sekarang berusia 27 tahun ini merupakan alumni LPKIA jurusan Manajemen Informatika. Ia mulai memanfaatkan akun twitter miliknya untuk menghasilkan uang sejak 2013 lalu.

Berawal dari ketidaksengajaan

Bisnisnya ini bisa dikatakan tidak sengaja digelutinya. Awalnya karena hobi, Ghani sering menggunakan akun twitternya untuk membagikan informas mengenai tempat makan di wilayah Bandung, misalnya lokasi bakso yang enak di daerah Soekarno-Hatta dan lokasi rumah makan lainnya.

Informasi mengenai tempat makan di Bandung ini di-retweet dan di respons oleh pengikutnya. Maka semakin lama jumlah pengikut Ghani semakin bertambah. Melihat pengikutnya terus bertambah, Ghani mulai serius menjadikan akunnya sebagai media untuk berbagi informasi terkait tempat makan di Bandung, hingga akhirnya ia mengubah nama akunnya dari nama pribadi menjadi @kuliner_bandung. Sampai saat ini pengikut akunnya mencapai ratusan ribu orang dan dia juga mulai membuat akun instagram dengan nama yang sama.

Setelah berganti nama akun, Ghani semakin semangat dan konsisten memberikan informasi seputar kuliner di Bandung. Tak hanya menginformasikan tempatnya, Ghani juga menyertakan informasi mengenai keramaian tempat makan tersebut. Misalnya tempat makan yang banyak dikunjungi saat malam hari di Bandung, tempat makan yang enak dan murah, tempat jajan yang lagi hits dan informasi lainnya.

Akun @kuliner_bandung terus berkembang dan dapat dikatakan sebagai akun kuliner paling besar di Bandung. Tak heran jika kemudian banyak pengusaha kuliner yang meminta memasang iklan di akun milik Ghani. Iklan pertama datang dari sebuah resto iga bakar, karena masih pemula, tarif iklan yang ditawarkan berkisar Rp. 100.000. Permintaan iklan semakin bertambah seiring berjalan waktu, tercatat sudah ratusan pengiklan yang berkeja sama dengan Ghani.

Jenis tempat makan yang diiklankan juga beragam, mulai dari kelas kaki lima, kedai makan, kafe, restoran, sampai hotel mewah juga menggunakan jasa iklan di akunnya. Mengenai tarif iklan? Tentu saja semakin naik. Memasuki bulan ramadhan, orderan iklan juga menanjak tajam, banyak tempat makan yang meminta liputan langsung. Maka tak heran jika Ghani mampu meraup puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Tak merasa puas dengan pencapainnya, Ghani mulai melirik usaha lain, namun tetap saja bertemakan kuliner. Ia mengajak bibinya yang pintar masak untuk membuka usaha kuliner yang diberi nama @Cekersetan. Teknik pemasarannya juga tetap menggunakan akun media sosial dan dibantu dengan jasa delivery, respon pasar yang diterima sangat baik, di awal minggu pertama saja dia sudah berhasil mengirimkan puluhan paket.

Melalui akun twitter dan instagramnya omset yang didapatkan oleh Ghani kian besar, nilainya mencapai 120 juta/bulan dengan profit hingga 40 juta/bulan. Jika ditung-hitung, dalam sebulan penghasilan bersihnya mencapai 60 juta rupiah.

Jumlah yang menggiurkan ini didapatkan oleh Ghani karena ketekunan dan kelihaianya melihat peluang. Ghani berhasil membuktikan kepada semua orang bahwa media sosial yang bagi banyak orang dijadikan sebagai ajak eksistensi diri, jika dikelola dengan baik dan sungguh-sungguh media sosial tersebut bisa dijadikan ceruk uang yang menghasilkan pundi-pundi rupiah. Nah, semoga menginspirasi…

 

Tinggalkan Balasan