Mengerikan, Tradisi Berburu Kepala Manusia yang Dilakukan Suku Pedalaman

Gaya hidup masyrakat suku pedalaman memang tidak pernah lepas dari adat dan tradisi yang diturunkan oleh nenek moyang meraka. Namun tak jarang tradisi-tradisi tersebut justru terdengar aneh bahkan mengerikan bagi kita, salah satunya yaitu mengenai tradisi berburu kepala manusia atau headhunting.
Tradisi yang tergolong primitif ini biasanya dilakukan oleh mereka selama perang berlangsung ataupun sekedar menunjukkan derajat dan eksistensi seseorang dimata sukunya. Tapi untungnya seiring perubahan jaman, ritual mengerikan ini sudah mulai ditinggalkan, walau terkadang dalam beberapa kasus masih ditemukan praktik kekerasan berburu kepala dibeberapa suku pedalaman. Namun hal ini, tidak lagi menjadi sebuah hukum adat dalam suku, melainkan karena tindakan perseorangan yang bisanya didasari permusuhan dan dendam.
Nah, berbicara mengenai suku-suku pemburu kepala, berikut ini 6 suku yang dikenal memiliki tradisi mengerikan tersebut.

6 Suku yang Terkenal Dengan Tradisi Beburu Kepala Manusia

1. Suku Igorot dari Filipina

Ritual perburuan kepala manusia suku Igorot, biasanya dilakukan karena berbagai macam hal. Mulai dari persembahan saat musim panen, perebutan kekuasaan hingga tumbal untuk kesehatan dan seserahan saat ritual pernikahan. Pada saat memenggal kepala, suku Igorot kebanyakan menngunakan senjata tradisional mereka yang berbentuk mirip seperti kapak besar.

Suku igorot percaya bahwa semakin banyak kepala yang dipenggal seseorang, maka semakin tinggi pula kekuatan magis orang tersebut. Hingga tak heran, suku igorot sangat dikenal sebagai suku yang suka berperang, yang biasanya didasari perselisihan yang dipicu perasaan tersinggung karena salah satu orang di suku mereka dipenggal oleh suku lain.

2. Suku Shuar dari Peru dan Ekuador

Suku shuar adalah suku yang mendiami tempat terpencil dari hutan Amazon di dataran Peru dan Ekuador. Suku ini dikenal mempunyai struktur masyarakat yang kompleks dengan berbagai macam ritual yang rumit. Mulai dari ritual untuk kedawasaan remaja laki-laki hingga ritual mengerikan berburu kepala manusia ada di suku ini.

Ritual berburu kepala manusia ini biasanya dilakukan oleh suku Shuar untuk diawetkan sebagai jimat dan sebagai lambang supremasi suku Shuar yang biasanya disebut Tsantsa. Dalam kepercayaan mereka, semakin banyak seseorang mempunyai Tsantsa maka semakin tinggi juga kedudukan orang tersebut.

3. Suku Maori dari Selendia Baru

Suku Maori menganggap bahwa bagian tubuh dari musuh mereka terutama kepala merupakan aset berharga untuk disimpan sebagai tanda superioritas. Para ksatria suku Maori biasanya menjadikan kepala musuh sebagai hiasan dan bahkan kadang dijadikan sebagai alat menghisap tembakau.

4. Suku Atayal dari Taiwan

Suku Atayal atau dikenal juga sebagai suku Aborigin Taiwan adalah suku yang berada di pegunungan terpencil Taiwan pada abad 17 hingga 18. Suku ini diduga juga memiliki kekerabatan dengan suku Igorot di Filipina, sehingga tidak heran kalau suku Atayal juga memiliki kebiasaan mengerikan berburu kepala manusia.

Dahulu Suku Atayal konon menganggap semua orang asing yang masuk di wilayah mereka adalah musuh dan meraka akan memburu serta membunuh orang tersebut. Suku ini biasanya juga akan memajang kepala musuh yang berhasil dipenggal di sebuah rak di depan desa atau menancapkannya pada sebuah tiang kayu sebagai trofi kemenangan.

5. Suku Aztec dari Meksiko

Selain dikenal memiliki ritual pengorbanan manusia suku aztec juga dikenal memiliki kegemaran berburu kepala musuh-musuh mereka. Kepala yang berhasil diburu,biasanya akan mereka kumpulkan pada sebuah rak kayu yang disebut Tzompati. Dan agar dapat diletakkan di Tzompati, biasanya kepala-kepala tersebut akan diberi lubang dan kemudian dimasukkan pada tiang penyangga Tzompati.

6. Suku Dayak Laut dari Borneo

Suku ini biasa juga disebut sebagi orang Iban yang mendiami sebagian tempat di Kalimantan Barat, Sarawak Malaysia dan juga Brunei. Suku ini dikenal dengan kebiasan yang suka berburu kepala, terutama saat sedang berperang untuk perluasan wilayah.

Ritual suku Iban atau dalam bahasa lokal di sebut Ngayau ini juga sangat tersohor di erea perang dunia ke II. Saat itu, konon suku ini membentuk aliansi yang terdiri dari ribuan ksatria pemburu kepala dan setidaknya telah berhasil menghabisi 1.500 tentara jepang yang mendatangi kalimantan.
Nah, diatas adalah beberapa suku pedalaman di seluruh dunia yang memiliki tradisi mengerikan berburu kepala manusia. Sangat mengerikan bukan?

Tinggalkan Balasan