by

Satres Narkoba Polres Madina Berhasil Mengamankan 3 Pelaku dan Menemukan 2 Hektar Ladang Ganja

Madina, Transmetronews.co.id

Tidak terhitung lagi telah berulang kali, baik Ladang ganja maupun ganja yang siap edarpun sudah puluhan kali dilakukan penangkapan sabu maupun tersangka yg diduga pemilik barang haram yang harganya bisa membuat kaya mendadak bagi bandar ataupun big bos nya.

Rabu(18-3) Kapolres Mandailing Natal AKBP. Horas Tua Silalahi, bahwa pihaknya telah mengamankan tiga(3) pemilik 4500 gram ganja kering dan hasil pengembangan dari tangkapanya tiga(3) orang, polisi setelah menempuh 6 jam perjalanan di Lembah Tor Sihite, senin(11-3) menemukan lagi ladang ganja dan ganja kering yang disimpan dalam lobang bebatuan.

Ada yang dimusnahkan, serta juga ditemukan biji ganja yg disembunyikan oleh tersangka.Padahal, baik BNN Kabupaten, BNN, TNI-AD, Polda Sumut, Polres Mandailing Natal, sudah berulang kali menemukanya,telah mengamankan pemilik ganja serta sabu – sabu.

Sehingga hampir 90 persen penghuni Lapas Kelas II/ B Panyabungan adalah kasus ganja, mengerikan.entah sudah berapa Ton Ganja yang didapat oleh Polisi, TNI, BNN ikut karena persoalan ganja dari wilayah panyabungan Timur tidak pernah bisa dihabisi, justuru makin banyak yang ditemukan dan diamankan pelakunya.

Satuan reserse Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina), berhasil menemukan dua hektar ladang ganja di Tor Sihite Kecamatan Panyabungan Timur.

Penemuan ladang ganja seluas dua hektar tersebut hasil pengembangan dari penangkapan ketiga tersangka yakni, SR (20), JR (19) dan IS (22)

Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi didampingi Kasat Narkoba AKP Muhammad Rusli saat melakukan konferensi pers dengan wartawan, Rabu (18/3/2020)

Penemuan ladang ganja seluas dua hektar hasil pengembangan kasus yang sebelumnya polres madina berhasil mengamankan tiga orang tersangka yaitu SR, JR dan IS di Desa Sipaga-paga Kecamatan Panyabungan pada 7 Maret 2020.

Dari ketiga orang tersangka tersebut di amankan Barang Bukti narkotika sebanyak 5 (lima) ball Ganja kering masing – masing dibalut dengan plastik warna hitam seberat bruto 4.500 (empat ribu lima ratus) gram,”jelasnya.

ketiga orang tersebut masing masing mempunyai peran berbeda, IS sebagai pembeli, SR sebagai kurir dan JR sebagai penjemput ganja,”jelas Kapolres.

Dari hasil pendalaman terhadap ketiga tersangka ini, masih ada ladang ganja yang belum di panen milik tersangka SR di tor sihite Kecamatan Panyabungan Timur,”jelasnya

Setelah mendapat informasi personil Polres Madina langsung bergerak cepat, untuk mengamankan ladang ganja tersebut,”paparnya.

Ganja yang ingin di jual oleh SR dan JN ini yang mereka tanam sendiri, yang sudah di panen mereka, seluas satu hektar”ungkapnya.

Dari hasil pengungkap ini polres Madina berhasil mengamankan Daun ganja kering sebanyak berat bruto 28.000 (dua puluh delapan ribu) gram.

Dan Pohon Ganja sebanyak 10.000 (sepuluh ribu) batang yang telah Dimusnahkan sebanyak 9.885 batang pohon di tkp,”paparnya

Selain ganja kering dan Pohon personil polres Madina juga menemukan Biji Ganja dengan berat Bruto 1.150 (seribu seratus lima puluh) gram.

Kapolres AKBP Horas Tua Silalahi yang baru menjabat di Madina mengatakan, Ketiga tersangka tersebut akan di kenakan pasal 111 ayat 2, subsider 114 Ayat 2, Undang-Undang RI

No.35 tahun 2009 tentang narkotikan, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun paling lama 20 tahun. (P Lubis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *